Dalam ,

#AkuWikipedia

#AkuWikipedia
Halaman utama Wikipedia bahasa Indonesia yang menampilkan tirai (banner) untuk pihak Kemkomdigi.

Sampai sekarang, tidak habis pikir bahwa Wikipedia telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam hidup saya. Berawal dari pertemuan yang tidak disengaja di komputer perpustakaan sekolah karena diperkenalkan oleh teman, hingga saat ini menjadi pembentuk hidup dan masa depan saya.

Dahulu saya selalu mengalami demam panggung. Namun, ketika saya bergabung di komunitas penyunting Wikipedia, saya pernah ditempa untuk bisa berbicara di depan umum dalam waktu sehari semalam. Alhasil, saya menemukan kenyamanan untuk berbagi segala hal mengenai Wikipedia dalam setiap kesempatan secara publik hingga sekarang.

Ketika menapaki masa kuliah, Wikipedia membantu saya dalam menyusun kalimat secara ilmiah dan menemukan rujukan (catatan kaki) yang mendukung kalimat tersebut. Tidak jarang saya menggunakan Wikipedia sebagai rujukan awal dalam mencari rujukan lebih lengkap. Rujukan berupa buku, jurnal, makalah itulah yang saya gunakan akhirnya.

Ingat, ya. Jangan gunakan Wikipedia sebagai rujukan satu-satunya dan/atau utama dalam mengerjakan karya ilmiah. Gunakanlah catatan kaki yang ada di artikel Wikipedia sebagai rujukan tugas Anda.

Sampai saat ini, Wikipedia tidak pernah memberikan kepada saya manfaat materi (baca: gaji) secara langsung. Namun, dari pengalaman yang diperoleh selama berkontribusi di Wikipedia, hal itu dapat mengantarkan saya ke jenjang karier yang bisa dikatakan sangat membanggakan.

Saya tetap berkontribusi di Wikipedia sebagai bentuk ucapan terima kasih dan pengabdian agar orang lain bisa merasakan manfaatnya seperti saya. Baik secara materi maupun nonmateri.

Sejak akhir Februari 2026, domain auth.wikimedia.org diblokir oleh pihak Kemkomdigi yang mengakibatkan kontributor mengalami kesulitan untuk masuk log (log in) ke Wikipedia. Alasan yang diberikan oleh pihak mereka dari pemblokiran tersebut adalah situs web Wikipedia belum mendaftar PSE Privat.

Dari pandangan saya secara pribadi, aturan PSE itu sendiri justru akan mematikan semangat pembebasan pengetahuan yang senantiasa dilakukan oleh Wikipedia. Detailnya bisa dibaca secara lengkap di sini.

Jujur saja saya kecewa dengan keputusan yang dibuat oleh Kemkomdigi tersebut. Selain itu, pikiran negatif saya berbicara bahwa ini adalah cara pemerintah untuk membungkam informasi yang dirasa tidak sejalan dengan apa yang mereka inginkan.

Semoga saja ini hanyalah pikiran negatif saya saja. Semoga.

Para pembaca yang budiman, saya mengharapkan kesediaan Anda untuk membaca halaman ini dan menandatangani petisi di sana.


Discover more from Nohirara Swadayana

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

4 responses

  1. Saya juga curiga, ini agenda pemerintah untuk membatasi informasi

    1. … dan PSE digunakan sebagai tameng untuk melegitimasi tindakan tersebut.

  2. sejak dulu rasanya kominfo, yang kini jadi komdigi, tidak pernah memberikan manfaat. hanya lelucon saja yang dipertunjukkan.
    saat komentar ini ditulis, ada kejadian lain terkait sistem rating pada game.
    ealah..

    1. Namanya juga warisan Departemen Penerangan. 😂

Tinggalkan komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To respond on your own website, enter the URL of your response which should contain a link to this post's permalink URL. Your response will then appear (possibly after moderation) on this page. Want to update or remove your response? Update or delete your post and re-enter your post's URL again. (Find out more about Webmentions.)