Selain menulis di blog ini, saya juga memiliki kebiasaan untuk mengunjungi blog lainnya. Awalnya kebisaan ini digunakan untuk mencari ide dan perspektif baru, tetapi akhir-akhir ini saya juga menggunakannya untuk berjejaring dengan para narablog.
Satu-satunya situs web yang saya gunakan sebagai yellow pages dalam mencari blog lainnya adalah blog aggregator oleh Mas Zam. Di sana ditampilkan beragam tulisan terkini oleh narablog yang dikurasi oleh Mas Zam sendiri.

Sejak awal saya terkesima dengan situs web ini karena banyak sekali narablog dari lintas generasi yang tetap setia untuk menghidupkan kebiasaan menulis di blog. Selain itu, situs web ini berperan menjadi pembakar semangat agar saya senantiasa mengisi blog supaya tidak gersang begitu saja.
Kalau boleh jujur, saya sempat kehilangan semangat untuk menulis pada bulan September hingga akhir November 2025. Namun, karena tanpa sengaja saya membuka situs web tersebut, saya merasa terpanggil untuk kembali menulis blog di tengah banyaknya tugas pada saat itu.
Melalui blog aggregator tersebut, saya telah mengunjungi banyak narablog dan meninggalkan komentar di sana. Beberapa di antaranya adalah Mbilung, Prof. Budi Rahardjo, Yogie, Paman Tyo, Ajeng Lembayung, Adham Somantrie, Donny Verdian, dan Sandalian.
Melalui tulisan ini, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas tanggapan yang hangat dari rekan-rekan narablog sekalian. Berhubung usia nge-blog saya baru 2 tahun, hal itu yang membuat saya minder pada awalnya. Namun, berkat keterbukaan rekan-rekan, saya memiliki kepercayaan diri untuk tetap nge-blog hingga seterusnya.
Semoga kita semua bisa tetap dan senantiasa menulis di blog.
Tulisan ini juga saya tujukan untuk Mas Zam yang telah menambahkan saya ke dalam blog aggregator-nya. Terima kasih sekali, Mas! 🙏

Tinggalkan komentar Anda