WordPress “.com” dan “.org”, Apa Bedanya?

WordPress Developers Community. Gambar oleh: Gkernell, lisensi: CC BY-SA 4.0.

Kemarin saya dikejutkan dengan berita pemilik Tumblr dan WordPress.com akan memberikan training data dari kedua platform tersebut kepada perusahaan AI (kecerdasan buatan). Apakah saya panik? Oh, iya. Tentu saja.

Sebagai pengguna WordPress, saya merasa tidak terima seluruh tulisan saya digunakan untuk training data AI. Namun, setelah saya baca lebih teliti lagi bahwa layanan yang terkena dampak adalah WordPress.com, saya bisa sedikit bernapas lega.

“Sebentar, memangnya layanan WordPress apa yang Anda gunakan?”

Saya menggunakan perangkat lunak (software) WordPress.org untuk blog ini dan layanan penggerak untuk situs webnya (hosting) adalah Dewaweb. Awalnya saya ingin menggunakan layanan WordPress.com, tetapi harganya sangat tidak masuk di akal saya.

“Loh, jadi WordPress itu ada dua jenis, toh? Apa bedanya?”


Sembari saya menjelaskan perbedaan di antara kedua layanan tersebut, ada baiknya menonton video ini supaya lebih mendapatkan gambarannya.

Sederhananya, kedua layanan tersebut itu berbeda. Tidak jarang banyak orang yang salah kaprah membedakan antara WordPress.com dan WordPress.org.

WordPress.org

WordPress.org adalah sistem manajemen konten (content management system; CMS) yang digunakan untuk pengembangan situs web tanpa harus memahami pemrograman web. WordPress.org bersifat sumber terbuka (open source) dan bisa diunduh (download) secara gratis untuk diimplementasikan di peladen web (web server) Anda.

Jika Anda tidak ingin bersusah payah untuk menginstal karena keterbatasan waktu dan kemampuan, maka pilihan terbaik adalah menggunakan layanan hos (hosting) yang menyediakan layanan WordPress (biasanya ditulis tanpa menggunakan “.org”). Ketika sudah melakukan pembayaran layanan hos yang diinginkan, cukup beberapa kali klik dan WordPress Anda langsung siap digunakan.

Karena bersifat sumber terbuka, Anda memiliki hak untuk melihat dan mengubah kode perangkat lunaknya, memodifikasi tampilan tanpa batas, hingga menjaga konten/tulisan yang Anda buat (misalnya dari AI). Intinya, Anda memiliki kendali secara penuh terhadap situs web yang dibuat. Semuanya tergantung pada keinginan Anda.

Kemampuan pemrograman web dibutuhkan untuk melakukan modifikasi secara kompleks, tetapi untuk penggunaan standar (seperti menulis blog) siapa saja bisa melakukannya tanpa harus menguasai pemrograman web.

Oh, iya. Salah satu layanan hos yang tersedia di pasaran adalah dari WordPress.com.

WordPress.com

WordPress.com adalah salah satu layanan hos yang menggunakan CMS WordPress(.org) dan dimiliki oleh Automattic. Kekuatan utama dari layanan ini adalah kemudahan untuk menggunakan layanan WordPress dan lebih optimal dibandingkan layanan hos lainnya. Selain itu, mereka juga memiliki layanan customer service bagi setiap pelanggan WordPress.com.

Ketika sudah mendaftar, secara default Anda akan mendapatkan subdomain “.wordpress.com” (misalnya: namaanda.wordpress.com). Namun, Anda bisa menggunakan nama domain milik sendiri (.com. .net, .org, .id, dsb.) melalui layanan penyedia domain milik mereka sendiri.

Bisa dikatakan tampilan dari layanan ini secara keseluruhan hampir serupa dengan WordPress.org, tetapi warna biru lebih mendominasi dibandingkan warna hitam/abu-abu yang mendominasi WordPress.org. Tidak ada perbedaan yang begitu berarti di antara keduanya dalam hal menulis blog.

Kelemahan dari layanan WordPress.com adalah minimnya kebebasan dalam melakukan modifikasi situs webnya. Jika Anda ingin mendapatkan kemampuan tersebut, maka Anda harus membayar lebih. Pengguna yang menggunakan layanan ini secara gratis akan mengalami banyak hambatan untuk hal ini.

Memang benar layanan hos lainnya juga menerapkan tingkatan harga seperti layanan ini, misalnya saja seperti layanan hos yang saya gunakan. Namun, setidaknya saya memiliki kendali penuh atas situs web saya, terlepas dari tingkatan harga layanan hos yang saya gunakan.

Jika menggunakan layanan WordPress.com, semua tergantung seberapa banyak Anda mengeluarkan uang untuk mendapatkan kebebasan dan kendali atas situs web Anda.


Kesimpulannya? WordPress.org adalah CMS dan WordPress.com adalah layanan hos.

Jika Anda yang memiliki blog di WordPress.com dan tidak ingin kontennya diambil oleh AI, ada baiknya ikuti petunjuk berikut ini. Secara pribadi, saya lebih menyarankan Anda untuk pindah dari WordPress.com ke layanan hos lain yang menyediakan WordPress(.org).

Bagaimana caranya? Anda hanya perlu melakukan ekspor blog WordPress.com milik Anda dengan cara sebagai berikut. Tidak perlu untuk membeli layanan hos dengan harga yang mahal, Anda bisa membeli layanan termurah lebih dulu. Jika sudah merasa mampu, maka Anda bisa meningkatkan layanan ke harga yang lebih mahal agar lebih optimal.

Tulisan ini memang bias ke WordPress.org, karena saya sendiri mendapatkan lebih banyak kebebasan dibandingkan menggunakan layanan WordPress.com. Namun, pada akhirnya tulisan ini tidak bersifat mengikat dan Anda bebas untuk menentukan layanan yang sesuai dengan kebutuhan, baik itu WordPress(.org) maupun WordPress.com.

Salam toleransi dan kebebasan berpendapat! 🙂

Tinggalkan komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.